Sabtu, 10 Maret 2012

kau tahu,menulis itu tidak mudah,butuh perkara yang jelas dengan hati yang menyatu, butuh suara yang  nyaring dengan jiwa yang berpadu satu. ketika kau membuat puisi,ketika kau berimajinasi, tak ada yang tergantung membelah bumi.
aku dapat suatu kalimat yang bagus dari salah seorang temanku,yang mungkin dia juga mengutip dari temannya,temannya lagi, atau temanya temanya lagi.
MALAS UNTUK MALAS?
yeah, imajiner sekali, jarang orang bisa mengungkapkan itu,apalagi memperhitungkan dan melakukannya. jenius sekali.
bisakah aku dan kau seperti itu? ya semua orang pasti mengatakan bisa. tapi sedikit sulit.
aku penasaran bagaimana wartawan selalu punya ide untuk bertanya, reporter selalu punya ide untuk mengatakan sesuatu, yang dituntut harus selalu bisa,harus selalu bisa untuk bicara,bicara apapun itu.
SPONTAN.
sebenarnya,dimana letak titik kemampuanku untuk terus tumbuh dan berkembang sesuai minat dan bakatku? aku tahu aku tak percaya penuh setiap orang lain mengatakannya karena mereka tak jauh lebih mengenalku daripada langit yang sering kuintip dikala hujan malam.
apa yang sebenarnya aku cari? apa yang sebenarnya aku inginkan?
karena selain menulis,aku juga butuh penghargaan,bukan hanya sekedar penglihatan. dan aku tidak puas jika hanya penghargaan dari orang yang 'biasa'. egois seKali bukan?
sudahlah,segini saja,mungkin akan kulanjutkan malam nanti.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar