apakah selamanya aku hanya akan bisa bermimpi, wahai kawan?
apakah kau sudi membantu meringankankan barang bawaanku ketika tangan ini terlalu letih untuk hanya sekedar menyapamu, kawan?
hari ini terjadi lagi..terjadi lagi..aku serasa ingin hancur saja, dan aku rasa itu memang akan terjadi,.
apakah ketika dia membaca ini akan merasakan sesuatu? bahwa dia itu adalah dirinya?
aku rasa tidak, mungkin aku tak pernah benar-berharga disisi orang lain..
aku bersyukur, aku pernah menikmati itu semua, selagi aku muda..
aku pernah merasakan apapun.. yang membuatku semakin tahu, dan lebih banyak tahu,,
aku bermimpi, dan memanjat di setiap sela-sela yang akan kurelungi, tanpa pernah mencapainya!
garis besar..
kau tahu,tadi,begitu dekat, mungkin hanya aku yang merasakan, ketika ada sesuatu yang mengalir dengan tidak sewajarnya, ketika nadi ini berlomba mencapai finish, ketika sebenarnya aku hanya bermimpi kemudian menertawakan diriku sendiri,. yang terlalu palsu untuk dibuktikan lalu dicarikan pembenaran yang baru..terlalu banyak yang harus aku pikirkan, terlalu banyak yang aku harus kerjakan, shingga terkadang akal sehat ini tak lagi sehat, atau terbilang CACAT? karena sesungguhnya akupun tak terlalu tahu bagaimana kondisiku sekarang ini sendiri,,
aku tak ingin hancur, terlena, membiarkan sesuatu masuk dalam jiwaku sekali lagi, tanpa kejelasan abadi, hanya serpihan warna warni tinta senada yang melukiskan karya tak tersampaikan itu..
begitu dekat, ketika jemari-jemari ini bersinggungan, dan kau disebelahku.. sekali lagi..dan tadi pertama kali.. hingga kepalan dan kepala itu menusuk kesadaran yang aku punya,., aku tau, aku bohong, yang terjadi tidaklah seheboh itu dan kenyataanya tidak seperti itu, berbeda sekali apa yang aku rasakan dan apa yang dia rasakan..dan sekali lagi,ironis..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar